|
Ditulis oleh Hubin SMKN 7 Bandung
|
|
Sunday, 28 February 2010 |
PROGRAM PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) SMK NEGERI 7 BANDUNG DI DUNIA USAHA/DUNIA INDUSTRI TAHUN DIKLAT 2009/2010
PENDAHULUAN Praktek kerja industri (prakerin) adalah salah satu program out sourcing yang dikembangkan pada sekolah kejuruan untuk mendapatkan link and match antara pihak Dunia Usaha/Dunia Industri (Du/Di) dengan pihak Sekolah. Istilah link and match pertama kali di gunakan pada sistim sekolah kejuruan di jerman, dimana siswa belajar dalam satu minggu pelaksanaannya 1 (satu) hari disekolah 4 (empat) hari di Du/Di, Di Indonesia juga dilaksanakan hal yang mirip dengan sistim di jerman tersebut yaitu dikenal dengan nama PSG (Pendidikan Sistim Ganda) yaitu pendidikan yang dilaksanakan di Du/Di dan Sekolah. Pendidikan yang dilaksanakan di Du/Di ini adalah Praktek kerja Industri (Prakerin), karena kondisi dan situasi yang berbeda pelaksanaan pendidikan di Du/Di (Prakerin) dilaksanakan selama minimal 3 (tiga) bulan. Untuk SMK Negeri 7 Bandung dilaksanakan 6 bulan di 2(dua) Du/Di yang berbeda masing-masing 3(tiga) bulan. meskipun demikian diharapkan terjadi link and match. PENGERTIAN PRAKERIN Prakerin pada prinsipnya sama dengan PKL, namun ada beberapa hal yang berbeda diantaranya: Prakerin adalah proses belajar siswa di Du/Di sehingga dapat dilaksanakan di kelas berapa saja, prakerin juga bertujuan untuk menciptakan siswa menjadi ahli dalam satu atau beberapa kompetensi sehingga siswa dapat ditempatkan pada satu atau beberapa bagian di Du/Di (sesuai dengan situasi dan kondisi Du/Di) selama pelaksanaan prakerin. Pada proses prakerin siswa disamakan dengan karyawan yang lain (dari sisi kinerja) sehingga siswa diharapkan dapat menyerap budaya kerja yang diterapkan pada Du/Di. Bentuk laporan prakerin siswa berupa jurnal yang isinya berupa kegiatan siswa selama prakerin. Nilai prakerin adalah nilai yang dihasilkan siswa selama prakerin yang menyakut asfek Pengetahuan, sikap dan Keterampilan (Kompetensi). Uji Kompetensi siswa dapat dilaksanakan selama siswa melaksanakan prakerin dengan mengambil waktu dan kompetensi tertentu yang menjadi keunggulan pada proses tersebut. PKL dilaksanakan di Du/Di di tingkat akhir siswa belajar di sekolah, karena di Du/Di siswa diharapkan mampu melaksanakan apa yang telah dipelajari di sekolah, pelaksanaannya di Du/Di juga hanya pengenalan proses oleh karena itu dapat dilaksanakan hanya 1(satu) bulan. TUJUAN PRAKERIN Meningkatkan kemampuan siswa pada bidang Knowledge, Attitude, dan Skill, sesuai dengan tuntutan Du/Di. Sebagai Input untuk perbaikan kurikulum SMK yang selalu mengadopsi pada kebutuhan pasar. Menjadikan titik kesesuaian Kompetensi antara SMK dengan Dunia Usaha/ Industri, Menyiapkan tenaga yang siap pakai. Menjalin kerjasama antara SMK Negeri 7 Bandung dengan Dunia Usaha/Industri. LANDASAN Pelaksanaan prakerin menjadi salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan di luar SMK yang menggunakan landasan : UUSPN No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. PP No. 29 Tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah Kejuruan. PP No. 39 Tahun 1992 tentang Peranan Masyarakat dalam Pendidikan Nasional. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 080/U/1 Tahun 1993 tentang Kurikulum SMK. PERSYARATAN SISWA YANG DAPAT MENGIKUTI PRAKERIN Lulus semua Mata Diklat di tingkat sebelumnya Nilai Mata Diklat Normatif : Sesuai dengan KKM Nilai Mata Diklat Adaptif : Sesuai dengan KKM Nilai Mata Diklat Produktif : Minimal 7,50 Mempunyai nilai untuk semua Mata Diklat pada semester sebelumnya Untuk Prakerin periode April-Juni mempunyai nilai untuk semua mata diklat semester IV Untuk Prakerin periode Oktober-Desember mempunyai nilai untuk semua mata diklat semester V Memenuhi Standar Kompetensi Kualifikasi prakerin Mengisi dan mematuhi Surat Perjanjian dengan Hubin yang diketahui oleh orang tua Mematuhi peraturan yang berlakuk di Dunia Usaha/industri tempat Prakerin. WAKTU DAN LAMANYA PRAKERIN Prakerin akan dilaksanakan selama 6(enam) bulan dengan catatan : 3(tiga) bulan di kelas 2 Semester IV 3(tiga) bulan di kelas 3 Semester V Pelaksanaan : Periode 1, tanggal 02 Januari s.d. 30 Maret 2010 Program keahlian Analisis Kimia 3 kelas 108 siswa Program keahlian Kimia Industri 2 Kelas 72 siswa Program Keahlian Tekn. Peny. Tekstil 1 Kelas 36 siswa Program Keahlian Farmasi 1 kelas 40 siswa Jumlah siswa/peserta 256 siswa Periode 2, tanggal 01 April s.d. 30 Juni 2010 Program keahlian Analisis Kimia 2 kelas 72 siswa Program keahlian Kimia Industri 3 Kelas 108 siswa Program Keahlian Tekn. Peny. Tekstil 1 Kelas 36 siswa Program Keahlian Farmasi 2 kelas 80 siswa Jumlah siswa /peserta 296 siswa Periode 3, tanggal 01 Juli s.d. 30 September 2010 Program keahlian Analisis Kimia 3 kelas 108 siswa Program keahlian Kimia Industri 2 Kelas 72 siswa Program Keahlian Tekn. Peny. Tekstil 1 Kelas 36 siswa Program Keahlian Farmasi 1 kelas 40 siswa Jumlah siswa /peserta 256 siswa Periode 4, tanggal 01 Oktober s.d. 31 Desember 2010 Program keahlian Analisis Kimia 2 kelas 72 siswa Program keahlian Kimia Industri 3 Kelas 108 siswa Program Keahlian Tekn. Peny. Tekstil 1 Kelas 36 siswa Program Keahlian Farmasi 2 kelas 80 siswa Jumlah siswa /peserta 296 siswa HARAPAN SISWA Menambah dan Meningkatkan kompetensi Dapat beradaptasi dengan lingkungan tempat bekerja sehingga menambah wawasan dalam etika dan etos kerja Mendapatkan nilai prakerin dan nilai Uji Kompetensi yang memuaskan sesuai dengan harapan Setelah lulus sekolah dapat diterima bekerja pada Du/Di yang sesuai dengan kompetensi yang di dapat, atau di tempat prakerin. KEUNTUNGAN BAGI DUNIA USAHA/INDUSTRI Mendapatkan tenaga kerja murah bahkan gratis. Mempunyai asset untuk SDM untuk kebutuhan di Dunia Usaha/Industri Tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pelatihan karyawan baru. Adanya jalinan kerjasama yang saling mendukung Program-program yang menguntungkan kedua belah pihak.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Sunday, 28 February 2010 )
|